Showing posts with label Friends. Show all posts
Showing posts with label Friends. Show all posts

Monday, 16 July 2012

Happy (Belated) Birthday CACA!



HAPPY BELATED BIRTHDAY MY VERY BEST FRIEND ANNAYU CACA MAHARANI!!!!!!

Hari ini, ketika akhirnya gue sempet ngetik tulisan ini, ulang tahun Caca udah lewat 25 hari. Omoooo, hampir sebulan dan gue bisa-bisanya baru nulis ini buat  dia. Buat ulang tahun sahabat gue!!! Semoga setelah ini gue masih dianggap sahabat sama Caca :’( *drama*

Mungkin realisasinya emang udah telat banget, tapi percaya deh kalau niat buat nulis satu post khusus di blog gue untuk bercerita tentang lo adalah satu niat yang emang udah lama banget ada. Cuma biar lebih berkesan, ceritanya gue nunggu momen ulang tahun lo dulu, yah apa daya ternyata momennya keburu kelewat juga hehe.

So, here we go… gue mau nulis tentang sahabat gue yang ter-paling-amat-sangat dekat ini.

Namanya Annisa Ayu Maharani, lahir pada tanggal 21 Juni, 21 tahun yang lalu dari pasangan Mama Caca dan Ayah Caca (karena gue gak tau nama bokap nyokap lo ca L). Kemudian untuk menyingkat namanya yang panjang, cukuplah ia dikenal dengan Caca. Caca tumbuh menjadi anak yang aktif dan gemar berolahraga hahah apa sih. Tapi bener lho Caca nih atlet berat pokoknya. Mengenyam pendidikan di SD Yasporbi, SMPN 12 Jakarta, kemudian SMAN 70 Jakarta. Nah, waktu sekolah di 70 inilah gue dan Caca berkenalan pertama kali, karena kebetulan kita sekelas pas jaman utas (kelas satu). Walaupun sekelas, gue sama Caca sebenernya ga terlalu main bareng. Saat itu gue masih lebih sering main sama temen-temen SMP gue yang kesebar di kelas lain dan Caca main bareng sama beberapa anak kelas. Masih pas kelas satu juga, gue tau saat itu nyokapnya caca lagi sakit parah dan gak lama beliau meninggal. Waktu itu tuh gue mulai mengobrol lebih dalam sama Caca.

Gara-garanya sih gue waktu itu disuruh ngasih titipan belasungkawa dari anak-anak kelas buat Caca, trus ngobrol deh jadinya. Gue gak tau sih lo masih inget atau nggak Ca, tapi waktu itu kita pernah ngobrol di mushola 70, pas jam solat dhuha (cailaaaahhh, jaman iman kita masih tebel banget tuh bay hahahah). Waktu itu Caca cerita tentang nyokapnya yang udah lama sakit, orang tuanya yang udah pisah, tentang tantenya yang serumah sama dia dan nyokapnya, dan yang paling gue inget Caca ngomong gini “Kalau buat orang-orang, di rumah tuh waktunya mereka istirahat, kalau buat gue, justru ke sekolah itu saatnya gue liburan, karena kalau di rumah banyak banget yang harus gue urusin”. Langsung kan denger semua cerita Caca, gue bercucur air mata, soalnya gue paling iba kalau denger-denger soal drama keluarga gitu, hahahha.

Setelah itu gue mulai sering ngobrol sama Caca, walaupun belum deket-deket banget sih. Makin hari gue makin suka sama profilnya Caca, kecil, lucu, ke sekolah dengan baju rada kusut dan muka ngantuk, anak cheers tapi cenderung keker daripada centil, cuek, kemana-mana naik bis, dan dari ratusan anak 70 yang terobsesi banget pengen masuk jurusan IPA, gue sama Caca justru sama sekali ga minat dan lebih milih jadi anak IPS (padahal nilai kita berdua memenuhi syarat buat masuk IPA loh *sombong*)! Kelas dua, gue sama Caca pisah kelas. Tapi karena sekarang Caca tinggal di rumah tantenya di Ciledug, kita malah jadi sering pulang bareng. Pas kelas tiga, gue sama Caca sekelas lagi dan jadi satu peer group. Di sini kita mulai makin deket, apalagi masa-masa persiapan tes masuk perguruan tinggi, jatuh bangun bareng bangetlah haha.
Coret-coretan Jaman SMA
Wisuda SMA
Akhirnya setelah lulus SMA. Caca diterima di Jurusan Sastra Belanda, FIB UI, sedangkan gue masuk jurusan Antropologi, FISIP UI. Seneng banget sih waktu itu, akhirnya bisa punya jakun bareng, walaupun beda makara. Kita pun akhirnya ngekos bareng, satu kamar berdua. Sampe sekarang. Memasuki tahun keempat kuliah. Di usia kita yang menginjak 21tahun. Yang berarti juga, udah hampir enam tahun sejak gue dan Caca saling kenal. MAN, TIME FLIES!!!

Sejak kuliah, bisa dibilang Caca adalah sahabat terdekat gue. Baik secara emosional maupun secara kita tinggal satu kosan hahaha. Banyak banget yang udah kita lewatin bareng-bareng. Hal-hal normal sampe abnormal. Mulai dari galau akademis, sampe galau finansial. Mulai dari bercanda jorok sampe nangis kejer. Dari curhat gebetan, pacar, selingkuhan, lipiran, kayaknya udah pernah semua, HAHAHAH. Ada kalanya kita berdua sibuk masing-masing dan jarang pulang ke kosan. Ada kalanya kita terlalu ribet sama tugas, sampe akhirnya ada di satu kamar tapi ga ngomong dan tenggelam dalam dunianya sendiri-sendiri. Ada masanya kamar kita berantakan kayak kapal pecah, ada kalanya kita kerja bakti jadi upik abu. Semuanya udah gue sama Caca alamin.

Dan entah kenapa kita berdua seklop itu.

Walaupun gue menye dan Caca cuek. Walaupun Caca nonton gigs dan gue nonton drama korea. Walaupun temen-temen main gue sama Caca di kampus beda 180 derajat. Walaupun Caca rokoknya Djarum Super sedangkan gue malah asma! HAHAHAHAHAH. Yang pasti Caca adalah sahabat terbaik dan terdekat gue yang tau semua cerita gue sekonyol dan se-gak-penting apapun. Caca adalah orang yang pernah ngeliat gue di titik terendah sampe udah gatau mesti ketawa apa nangis. Mesti nyilet nadi apa minum baygon, huahahah ngga deng.

Hang out Pas Kuliah
Anyway, what i'm trying to say is………………..

I’M THE LUCKIEST GIRL TO HAVE A FRIEND SISTER LIKE YOU CA!

Sering dikira Adik-Kakak, mirip ngga sih? 
SELAMAT TANGGAL 21 YANG KE-21! :D 

Wednesday, 28 March 2012

Twenty Something

Ini adalah post pertama saya setelah menginjak usia 21. Agak sedikit basi ya memang, mengingat ulang tahun saya sebenarnya tanggal 3 Maret lalu yang berarti sudah lama berlalu karena sekarang bahkan nyaris memasuki bulan April. Belum lagi sudah dua bulan lebih saya ngga nulis posting baru atau apalah. Sungguh tidak produktif  : (

Anyway, walaupun terlambat, saya mau membagi kisah ulang tahun saya yang………………… berwarna. Mungkin kata itu yang paling tepat untuk mendefinisikannya. Tak melulu bahagia, apalagi sedih, hanya warna seperti halnya rasa, bervariasi, melengkapi, menggenapi. Saya akan membagi kisah ini ke dalam tiga bagian.
  • Everlasting Friends (or family, maybe J )
Pagi ulang tahun saya terbangun dengan feel yang agak campur aduk. Sudah beberapa tahun terakhir sejak saya memasuki kategori ‘dewasa’, ulang tahun bukanlah hal yang terlalu dibesar-besarkan dalam keluarga. Meskipun tentu saja ucapan selamat, kue-kue, dan hadiah (yang semakin saya dewasa sifatnya lebih ke fungsi praktis, baca: uang) tidak pernah absen hingga usia saya yang ke-21 ini. Namun karena satu dan lain hal yang terjadi sehari sebelum hari ulang tahun saya, sejujurnya hari itu mood saya agak-agak gamang. Lebih tidak enak lagi saat hari ulang tahun ternyata jatuh ketika weekend (dan rumah jauh dari teman-teman) adalah, saya tidak bisa berharap bahwa teman-teman saya akan datang ke rumah untuk memberikan surprise atau semacamnya. Belum lagi Ayah yang sedang pergi umroh, sehingga keluarga di rumah juga tidak lengkap. Tapi ya sudahlah, mood yang kurang enak itu sudah cukup membuat saya malas melakukan apapun atau pergi kemanapun. Menjelang sore, mama mengajak saya untuk pergi makan ke Pondok Indah Mall bersama keluarga tante saya, karena tidak punya rencana lain, saya hanya mengiyakan.

Sesampainya di PIM, mama dan saya memilih restoran sembari menunggu datangnya keluarga tante yang katanya terjebak macet di jalan. Saat sedang menunggu itulah kemudian…………………………… KEJUTAN!!!! Ternyata yang datang bukan keluarga tante saya, melainkan Caca, Dinda, Ina, dan Cuplis, sahabat-sahabat saya sejak SMA! Mereka datang membawakan kue dan hadiah. Duh, dengan suasana hati saya hari itu saya jadi semakin melankolis dan langsung berlinang air mata saking terharu. Mereka hadir seolah melipur kegundahan hati saya! hahaha. Bia dan Mamut (another teman SMA) yang kebetulan juga berada di PIM kemudian turut bergabung. Sedangkan Alya, Tiyul, dan Aul direpresentasikan melalui hadiah yang dibawa oleh Caca. However, terima kasih sekali ya semuanya…… kalian adalah yang terbaik yang Tuhan kasih buat saya, rasanya saya tidak bisa meminta lebih lagi :____D kalian adalah………………… keluarga J
Thanks Kiddos! Caca, Ina, Dinda, Cuplis :*
Best Gift Ever, Made by Tiyul :)
  •  Mr. Perfect Timing
Bagian ini diisi oleh orang yang bisa dibilang istimewa dalam hati saya selama beberapa waktu terakhir. Ialah yang saya tunggu. Orang yang saya benci hingga mual, namun juga amat sangat saya rindukan. Cinta dan benci itu konon bedanya hanya setipis kulit bawang, mungkin benar adanya. Malam itu, setelah mendapat kejutan manis dari sahabat-sahabat saya, saya bertemu dengan Mr. Perfect Timing (sebut saja demikian). Penyebutan yang saya rasa tepat mengingat orang yang selalu keluar dan masuk dalam hidup saya secara asal-asalan ini seringkali benar-benar muncul di saat-saat yang—entah bagaimana—tepat.  Bagi saya, mengingatnya adalah suka sekaligus luka, atas dasar itu saya tidak ingin menceritakan terlalu banyak tentangnya. Yang jelas malam itu saya menghabiskan beberapa jam dengan Mr. Perfect Timing. Makan di tempat biasa, membicarakan hal-hal yang biasa, hanya saja di hari istimewa saya dan dengan orang yang selalu bisa menjadikan hal-hal biasa menjadi sangat istimewa. Terima kasih atas waktu dan kebersamaan itu. Terima kasih atas waktu yang selalu tepat (sekaligus tidak pernah tepat), terima kasih atas tawa dan conversation yang kita bagi. Setelah hari ini, saya tahu kamu mungkin akan pergi lagi, dan saya kembali membenci dan menguburmu dengan seluruh daya yang saya miliki. Tapi biarkanlah hari istimewa saya itu, ditutup bersama Anda, Mr. Perfect Timing.
  •  New Best Friends
Dua hari setelah ulang tahun, yakni hari Senin tanggal 5 Maret 2012, kuliah berjalan seperti biasa. Setelah kelas Gender & Seksualitas, saya, Anggy, dan Kiko (peer group di kampus) seperti biasa duduk di Takor sambil menunggu kelas berikutnya. Kemudian, ketika sedang asyik ngobrol, tiba-tiba Kessy datang sambil membawa Banana Hawaiian Salad yang sudah dihiasi lilin-lilin ulang tahun.... Setelah itu geng main FISIP dan anak-anak jurusan bergantian memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada saya. Terima kasih atas perhatian sederhana yang kalian berikan, sungguh saya beruntung punya teman-teman yang begitu baik dan perhatian J
Banana Hawaiian Salad + Rainbow Candles, Kessy's Idea I guess :)

Keesokan harinya saya memenuhi janji untuk mentraktir anak-anak jurusan karaoke. Entah kenapa kehidupan teman-teman Antrop 2009 tidak pernah lepas dari ruang karaoke :___D terima kasih yaa, kalian seru sekali dan memeriahkan suasana ulang tahun saya. Kalianlah para sahabat dari dunia perkuliahan saya J
Let's Sing!
Bawang, tampil dance SNSD
Antrop09' Girls :)
Dan beginilah, kehidupan twenty something saya resmi dibuka. Dengan warna, yang tidak semuanya indah, tetapi semuanya bermakna. Saya harap usia yang baru ini membawa kedewasaan dan kebaikan yang lebih dari sebelumnya. Semoga.

Friday, 4 November 2011

15k IDR And I Can't Expect More Happiness

       Setelah mengenal teman-teman saya pada post sebelumnya, sekarang saya akan cerita tentang pertemuan dengan mereka pada hari Jumat, 4 November 2011 lalu. Jadi, setelah lulus SD, saya dan teman-teman saya ini sekolah di tempat yang berbeda (saat SMP saya dan Rassya masih satu sekolah). Hal ini berlangsung sampai kuliah, walaupun saya dan Adry sama-sama kuliah di FISIP UI (dengan jurusan yang berbeda). Nah, karena itu kami susah sekali kalau mau bertemu. Untungnya, setelah kuliah dan waktu sedikit lebih fleksibel, saya dan mereka jadi agak sering bertemu dibanding ketika sekolah dulu. By the way, saya adalah tipikal orang yang senang menghabiskan waktu dengan teman-teman dekat saya. Makanya saya selalu bersemangat setiap ada janji jalan atau main. Khususnya dengan Tiza, Adry, dan Rassya, setiap pertemuan rasanya tidak pernah ada yang tidak menyenangkan. Saya selalu se-excited itu kalau mau bertemu dengan mereka. Rasanya seperti mau kencan pertama kali (walaupun sudah tak terhitung berapa kali kami spending time together dari zaman SD).
      Jadilah hari itu kami berencana bertemu. Kebetulan kuliah saya lagi libur. Pertemuan kali itu dengan agenda business meeting. Terdengar gaya ya? Singkatnya kami ada rencana untuk membuat satu bisnis bersama, namun saya belum bisa cerita banyak tentang itu. Saya dan Tiza yang pertama kali sampai di Gandaria City. Hari itu Tiza baru potong rambut ala Chibi Maruko Chan, baru datang saja saya sudah mau tertawa melihatnya. Setelah window shopping beberapa saat, kami memutuskan untuk lunch di Lokananta Terrace Resto sambil menunggu yang lain. Tidak lama, Rassya datang sambil membawa suasana heboh seperti biasa. Dari situ saja saya sudah makin tertawa. Setelah makan dan sedikit ngobrol tentang business plan kami, saya dan Rassya malah ngotot mau foto-foto di laptop milik Tiza. Padahal baterainya tinggal sedikit dan Tiza tidak membawa charger dan baterainya bocor pula. Saya dan Rassya tetap memaksa. Akhirnya kami foto-foto dengan menggunakan efek favorit (glowing effect). Ini dia foto-fotonya:
Rambut Chibi Maruko Chan-nya Tiza
Glowing Effect di Macbook Photobooth
Ini Yang Disebut Rassya "BULE"
Bagian ngocolnya adalah waktu Rassya bilang ke Tiza, "Beh, lihat deh ini ada bule! Babeh mau nggak temenan sama bule? Lihat gue sama Annisa udah cocok kan jadi adiknya Manohara?" hahahha. Goblok banget kan? Geli? Saya juga kalau baca dari blog ini. Tapi sumpah kalau liat kejadian aslinya pasti bakal ngakak banget. Kebodohan tidak berhenti di situ, setelah Adry sampai, kami masih meneruskan foto-foto. Bahkan kami memutuskan foto box.
       Rassya bilang, ada foto box murah yang harganya cuma 15 ribu dan pasti puas kalau foto di sana. Ya sudah akhirnya kita coba foto di foto box itu, kalau tidak salah namanya Love Story Slim atau Love Sweet Slim. Memang norak sih foto box ala Korea ini, tetapi ternyata memang SEPUAS ITU. Jadi kita bisa pilih background yang diinginkan. Nah, background-nya ini aneh-aneh, ada yang suasana ruang kelas, kamar mandi, ala ala naik vespa, di dalam kereta api, dan banyak lagi. Jadi otomatis, pose kita mengikuti background itu. Pada prosesnya benar-benar seheboh itu dan selucu itu, sampai saya ngakak dan ingin pipis. Apalagi melihat mukanya Tiza yang super menghayati di setiap foto. Setelah foto, kita bisa juga mengedit hasilnya, kalau mau ditambahkan efek tertentu misalnya tulisan, atau template-template lucu.
Edit Semau Anda Sampai Puas!
Our Idiot Expression
       Setelah foto box sampai 2x, akhirnya kita lelah juga tertawa-tawa seperti orang sinting. Coba bayangkan, empat perempuan muda dewasa, foto box dengan kelakuan anak SMP. Hal seperti itu yang saya rasa tidak akan pernah berubah dari pertemanan kami. Internal jokes yang kadang cuma kami sendiri yang bisa mengerti di mana titik lucunya, dan kelakuan tidak tahu malu yang mungkin tidak akan kami lakukan kalau bersama orang lain. Acara jalan-jalan kemudian dilanjutkan dengan Rassya dan Adry membeli make up di Skin Food Store kemudian dinner di Nanny's Pavilion. Menyenangkan. Selalu menyenangkan.
       Favorit saya adalah saat Rassya bilang, foto box tadi cocoknya diberi nama "15 ribu Bahagia". Karena Harganya cuma 15 ribu, dan efeknya memang bikin kami bahagia setelah foto. Bahkan di perjalanan pulang saya masih senyum-senyum sendiri di dalam bus ketika melihat kembali foto-foto box itu.

15 ribu dan saya segembira ini. Setiap tawa dalam kebersamaan kami, rasanya saya tidak bisa berharap lebih lagi daripada itu :)

I Can't Expect More Happiness :')

Let Me Introduce My Besties

       Saya masih saja terkekeh sendiri kalau mereka ulang apa yang terjadi hari ini. Hari ini adalah hari Jumat, hari favorit saya dalam satu minggu. Hari yang istimewa karena merupakan hari antara. Antara hari kerja dan hari libur. Apalagi, hari ini kuliah saya libur. Kemudian saya dan sahabat-sahabat lama saya membuat janji untuk bertemu. Mungkin sebelum masuk ke cerita pengalaman hari ini (yang akan saya tulis di post berikutnya) ada baiknya saya perkenalkan dulu sahabat-sahabat saya ini supaya lebih mudah dibayangkan ya hehe.
       Saya punya banyak sahabat baik yang saya temui dalam setiap jenjang pendidikan yang saya tempuh. Ada sahabat masa SD, SMP, SMA, dan kuliah. Namun yang paling lama saya kenal adalah sahabat-sahabat saya ketika SD. Menariknya, persahabatan bocah bau kencur itu berlangsung sampai hari ini tanpa ada sedikitpun yang berubah di antara kami. Yah, kecuali kalau pertambahan usia dan jarangnya intensitas pertemuan dihitung sebagai perubahan. Well, inilah mereka!
Adriana Ardiwinata
Adry adalah sahabat pertama yang saya punya. Saya dan Adry sudah saling kenal dan bersahabat sejak masih TK. Kira-kira waktu itu usia kami baru 4 tahun. Di dalam kelompok permainan kami, Adry adalah sosok yang paling dewasa, manis, dan anggun. Makanya sering dianggap 'kakak' bagi yang lain. Saat ini Adry merupakan mahasiswi jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia, angkatan 2009. Menggemari warna pink dan hal-hal yang berbau Korea. Memiliki bisnis merchandise artis korea yang ia desain sendiri.
Tiza Caesara Nasution
Nah, sahabat saya yang berikutnya namanya Tiza. Gadis muda campuran Batak dan Manado yang fisiknya seperti Tionghoa. Jadi agak susah juga dideskripsikan, silahkan lihat saja ke foto di atas ya. Tiza adalah sahabat saya yang selalu unik, baik dari penampilan maupun pemikiran. Ceroboh, cuek, dan agak seenaknya. Terkadang lucu (sekaligus menyebalkan) karena kenaifannya. Saat ini ia sudah lulus dari LaSalle College, jurusan Fashion Business dengan gelar diploma. Saat ini sedang mencari pekerjaan tetap dengan gaji lumayan yang berkaitan dengan fashion (mari kalau ada lowongan dibantu ya teman saya ini). Lebih suka makan sayuran daripada daging. Hobi berpakaian dan memotong rambut dengan gaya yang eksentrik
Rassya Karlita Anindiati
Sahabat SD saya yang terakhir adalah Rassya Karlita Anindiaty. Kebalikan dari Adry, Rassya ini kebagian jatah sebagai yang kita anggap 'adik'. Kepribadian Rassya memang manja, lucu, dan menggemaskan sekali hahaha. Meskipun rasanya akhir-akhir ini ia sudah menjadi lebih dewasa. Di antara yang lain teman saya ini paling suka belanja, cenderung hedon kalau tidak ditahan.Saat ini Rassya merupakan mahasiswi Business Management dari Universitas Bina Nusantara angkatan 2009.

Sudah? Kalau begitu saya akan cerita di posting berikutnya yaa :)